Oplus_16908288
Batam, Metro24kepri.com – Kolaborasi klinis lintas negara antara Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk./IDX: SRAJ) dan Apollo Hospitals India terus menunjukkan kemajuan signifikan. Kerja sama strategis ini difokuskan pada pemantapan implementasi layanan kesehatan berstandar internasional serta pengembangan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) sebagai rumah sakit internasional swasta pertama yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kunjungan resmi jajaran pimpinan Apollo Hospitals India ke Batam dan Jakarta pada 7–9 Januari 2026, dengan dukungan aktif dari pemerintah Indonesia dan India.
Kolaborasi Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals telah dimulai sejak 2023 dan diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di New Delhi pada awal 2025. Kerja sama ini diwujudkan melalui berbagai program konkret, antara lain Continuing Medical Education (CME), proctorship penanganan kasus kompleks seperti advanced total knee replacement, serta pelatihan intensif dokter dan perawat Mayapada Hospital di India sebagai bagian dari transfer keahlian jangka panjang.
Rangkaian kunjungan strategis diawali pada 7 Januari 2026 dengan pertemuan bersama BP Batam untuk membahas kesiapan pengembangan MABIH di kawasan KEK, yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi pembangunan rumah sakit.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa kehadiran MABIH di Batam akan memperkuat posisi daerah tersebut sebagai destinasi investasi kesehatan, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing dan kemandirian layanan kesehatan nasional.
Pada 8 Januari 2026, dua MoU ditandatangani di Mayapada Hospital Jakarta Selatan antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals. Kesepakatan tersebut mencakup implementasi layanan kesehatan preventif berbasis Artificial Intelligence (AI) serta penguatan kompetensi perawat dalam layanan kegawatdaruratan dan perawatan kritis.
Selain itu, MoU terpisah juga ditandatangani antara Mayapada Healthcare dan Kedutaan Besar India di Indonesia, yang menetapkan Mayapada Hospital sebagai rumah sakit rujukan resmi bagi Kedutaan Besar India.
Rangkaian kunjungan ditutup pada 9 Januari 2026 dengan pembahasan kolaborasi pemanfaatan fasilitas, teknologi, dan sumber daya manusia di bidang kesehatan, penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, serta pertemuan dengan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menegaskan bahwa kunjungan Apollo Hospitals mencerminkan keseriusan bersama dalam membangun ekosistem layanan kesehatan berkelas dunia.
“Dengan dukungan BP Batam, MABIH akan menghadirkan standar klinis global dan kredibilitas internasional yang memperkuat posisi Batam, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap layanan kesehatan di luar negeri,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen jangka panjang yang berkelanjutan.
“Melalui kolaborasi dengan Apollo Hospitals, kami menggabungkan keunggulan infrastruktur dan sumber daya manusia Mayapada Healthcare dengan keunggulan global Apollo untuk menghadirkan pusat layanan kesehatan berkelas dunia, baik melalui MABIH maupun jaringan Mayapada Hospital lainnya,” katanya.
Apollo Hospitals akan berperan strategis dalam pengembangan MABIH dan Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). MABIH dirancang untuk menangani kasus kompleks seperti kanker, penyakit jantung, dan transplantasi organ, dengan penerapan teknologi medis mutakhir berbasis AI serta kolaborasi dokter Indonesia dan internasional.
Sementara Tower 3 MHJS akan menjadikan Mayapada Hospital Jakarta Selatan sebagai rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, dilengkapi teknologi Digital PET Scan, SPECT-CT, layanan kedokteran nuklir, bedah minimal invasif, bedah robotik, serta pusat rehabilitasi terpadu dan pengembangan kompetensi dokter spesialis.
Joint Managing Director Apollo Hospitals Group, Dr. Sangita Reddy, menyatakan bahwa kemitraan ini mencerminkan visi bersama untuk memajukan layanan kesehatan di Indonesia.
“Dengan melangkah maju bersama, kolaborasi ini akan memperluas akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi dan memperkuat sistem kesehatan nasional Indonesia,” ujarnya.
Kolaborasi lintas negara ini juga semakin diperkuat melalui penandatanganan MoU dengan Kedutaan Besar India, yang menetapkan Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Kuningan sebagai rumah sakit rujukan resmi bagi pegawai dan keluarga Kedutaan Besar India di Indonesia.
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Mayapada Healthcare dan menegaskan dukungan penuh terhadap kerja sama ini.
“MoU ini akan semakin memperdalam hubungan kerja sama India dan Indonesia di bidang kesehatan,” tuturnya. (rml008/r)
